UPAYAKAN PENGAWALAN PENGEMBANGAN DAN RENCANA STRATEGIS DI PERGURUAN TINGGI, LPM STIT NURUSSALAM ADAKAN PERTEMUAN EVALUASI DAN PEMAPARAN RIP – RENSTRA

Lembaga Penjaminan Mutu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nurussalam menyelenggarakan kegiatan pemaparan dan evaluasi Rencana Induk Pengembangan (RIP) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah 2022 – 2047 dan Rencana Strategis (Renstra) 2022 – 2027 bersama Ketua, Wakil Wakil Ketua STIT Nurussalam dan Pimpinan Lembaga dan Mustasyar / Presiden pada hari Jumat, 16 Februari 2024 di ruang pimpinan, Gedung Pusaka lantai 1.

Kegiatan ini diadakan oleh LPM STIT Nurussalam dengan tujuan memberikan pemahaman tentang draft rencana dan tahapan pengembangan perguruan tinggi dalam 25 tahun mendatang dan penjabaran rencana srategis dalam kurun 5 waktu pertama. Beberapa evaluasi dan masukan ditambahkan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Modern Nurussalam kedalam Rencana Induk Pengembangan yang telah disusun.

Beberapa poin nasehat pimpinan pondok diantaranya adalah penguatan pondasi dalam tahapan pengembangan di milestone pertama, termasuk penguatan kapasitas lembaga, khususnya kualitas Sumber Daya Manusia, Tata Kelola dan Tata Pamong perguruan tinggi. Monitoring dan Evaluasi yang rutin juga merupakan indikator terlaksananya penjaminan mutu yang sehat sebagai upaya untuk membangun pondasi yang sempurna.

Poin poin evaluasi juga ditambahkan oleh jajaran direktur dan kepala lembaga lainnya di Pondok Pesantren Modern Nurussalam, diantaranya adalah mekanisme pengawalan Rencana Induk Pengembangan ini perlu disusun dengan matang, disamping itu investasi yang kuat dalam SDM dan sarana – prasarana juga perlu dipertimbangkan. Pertemuan kemudian ditutup dengan closing statement dari pimpinan pondok bahwa yang paling penting adalah mengawal ruuhiyyah dan nilai nilai yang menjadi landasan di perguruan tinggi Nurussalam, berjiwa besar dan tetap bertawakkal kepada Allah SWT. Menanamkan bahwa niat kita adalah untuk mensyiarkan agama Islam, lillahi ta’ala. Sehingga denga niat yang baik akan menghasilkan output yang baik pula. Seribu langkah STIT Nurussalam ke depan diawali dan ditentukan dari kualitas langkah pertamanya. Dengan demikian, diharapkan STIT Nurussalam pada awal langkah pengembangan ini perlu membangun kualitas, baik secara internal maupun melalui acuan eksternal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *