STIT Nurussalam Ikuti Pendampingan Akreditasi Prodi Keagamaan dan Akreditasi Perguruan Tinggi PTKIS KOPERTAIS Wilayah VII Sumbagsel Tahun 2026

Palembang, 21–22 September 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Nurussalam turut berpartisipasi dalam kegiatan Pendampingan Akreditasi Prodi Keagamaan dan Akreditasi Perguruan Tinggi PTKIS KOPERTAIS Wilayah VII Sumbagsel Tahun 2026 yang dilaksanakan di Palembang pada tanggal 21–22 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan pemahaman dan kesiapan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta dalam menghadapi proses akreditasi program studi maupun akreditasi perguruan tinggi.

STIT Nurussalam dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua I, Ahmad Taher Ichsan, M.Pd., dan Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Kabul Hidayah, M.Pd. Kehadiran kedua perwakilan tersebut merupakan bentuk komitmen STIT Nurussalam dalam meningkatkan tata kelola akademik, mutu program studi, serta kesiapan institusi dalam memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi terkait.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan ketua panitia, sambutan sekaligus pembukaan oleh Koordinator Kopertais Wilayah VII Sumbagsel, serta pembacaan doa. Materi hari pertama berfokus pada akreditasi program studi melalui LAMGAMA yang disampaikan oleh Prof. Dr. As’aril Muhajir, M.Ag. dengan moderator Dr. Sumaryati, M.Pd.I.

Materi yang diberikan meliputi kebijakan, landasan hukum, dan paradigma baru akreditasi program studi melalui LAMGAMA; instrumen, kriteria, dan standar penilaian akreditasi program studi LAMGAMA untuk status Terakreditasi dan Unggul; serta strategi dan teknis penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Peserta juga mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab serta simulasi pengisian instrumen akreditasi.

Pada sesi berikutnya, pendampingan dilanjutkan dengan materi mengenai akreditasi perguruan tinggi melalui SAPTO 2.0 BAN-PT yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Kasn­iyo Harto, M.Ag. dengan moderator Dr. Sumaryati, M.Pd. Materi mencakup kebijakan, landasan hukum, dan arah kebijakan baru akreditasi perguruan tinggi melalui SAPTO 2.0 BAN-PT, mekanisme dan alur kerja pengajuan akreditasi perguruan tinggi pada aplikasi SAPTO 2.0, termasuk pengisian data dan unggah dokumen, serta instrumen dan strategi penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT).

Pada hari kedua, Selasa, 22 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan materi mengenai konsep, urgensi, dan filosofi budaya mutu (quality culture) di perguruan tinggi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hj. Zuhdiyah, M.Ag., dengan moderator Dr. Sumaryati, M.Pd.I. Materi selanjutnya membahas strategi internalisasi budaya mutu dan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di PTKIS, disertai dengan diskusi mengenai penerapan budaya mutu secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Bagi STIT Nurussalam, kegiatan ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat pemahaman mengenai standar, instrumen, mekanisme, serta strategi penyusunan dokumen akreditasi. Informasi dan pengalaman yang diperoleh selama pendampingan diharapkan dapat menjadi bahan penguatan internal, khususnya dalam penataan dokumen akademik, peningkatan sistem penjaminan mutu, pengelolaan data perguruan tinggi, serta penyusunan LED dan LKPT/LED program studi secara lebih sistematis dan berbasis data.

Partisipasi Wakil Ketua I Ahmad Taher Ichsan, M.Pd. dan Kaprodi PBA Kabul Hidayah, M.Pd. juga menjadi bagian dari langkah STIT Nurussalam untuk memastikan proses peningkatan mutu tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi terintegrasi dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, tata kelola, dan budaya mutu perguruan tinggi.

Palembang, 22 September 2026
STIT Nurussalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *