Kuliah Iftitah STIT Nurussalam OKU Timur 2026: Membangun Generasi Berkarakter melalui Islamic Holistic Education

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Nurussalam menyelenggarakan Kuliah Iftitah pada Senin, 30 Agustus 2026, dengan mengusung tema besar “Islamic Holistic Education: Membangun Generasi Berkarakter Melalui Integrasi Pendidikan dan Sains.” Kegiatan ini menjadi momentum akademik untuk menegaskan kembali hakikat pendidikan Islam yang tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian karier, keterampilan, maupun keberhasilan material, tetapi juga pada pembentukan manusia seutuhnya yang memiliki integritas moral, kedalaman spiritual, keluasan ilmu, dan tanggung jawab sosial. Konsep Islamic Holistic Education memandang bahwa pendidikan tidak seharusnya mendikotomikan ilmu pengetahuan dan iman, sebab kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan ketakwaan dan akhlak mulia. Dalam perspektif ini, penguasaan sains dan teknologi harus senantiasa diarahkan oleh nilai-nilai keislaman, sehingga kemajuan ilmu tidak kehilangan dimensi etis dan spiritual.

Generasi yang diharapkan bukan hanya generasi yang cerdas dalam penguasaan IPTEK, tetapi juga kokoh dalam IMTAK, berkarakter Rabbani, menjunjung integritas, serta mampu menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Dengan demikian, pendidikan dipahami bukan sekadar proses menuju berbagai pencapaian duniawi, melainkan proses pembentukan manusia yang utuh—cerdas pikirannya, luhur akhlaknya, kuat spiritualitasnya, dan nyata kontribusinya bagi peradaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *